Lukisan di Atas Tangan

6 November 2011

Lahir tahun 1950, dia memulainya dari body painting di penghujung 1990, tapi tidak lama kemudian menemukan gayanya sendiri. Model kesukaannya adalah dua anaknya, berusia 17 dan 24, yang tentu saja sangat mengenali ayahnya.
Kata Daniele "Jika harus memegangi tangan seorang selama berjam-jam, lebih nyaman itu adalah seorang yang aku sayangi, daripada harus bekerja dengan model yang gugup, tidak dikenal, yang tangannya suka gemetaran."
Yang agak sulit diterima adalah menyaksikan karya Daniele yang biasanya tidak lama bisa dinikmati di hari berikutnya, tapi bagi Daniele itu berarti canvas bersih yang siap digunakan lagi keesokan harinya!
Seniman kita ini pernah berkata: "Tiap hari akan ada spesies-spesies yang lenyap dari muka bumi dalam rangka keseimbangan global. Hutan-hutan rusak karena penebangan pohon-pohon yang tidak bertanggung jawab, yang baru bisa tumbuh kembali setelah sekian lusin tahunan lagi."
"Kita menyaksikan sebuah upaya pemiskinan warisan Bumi, fenomena penghancuran diri dari planet bumi oleh manusia yang benar-benar sudah gila. Dan saya, dengan cara kecil ini, berusaha mencoba untuk menarik perhatian publik atas isu-isu itu"
Masing-masing Handimal membutuhkan waktu antara 3 - 10 jam untuk menyelesaikannya. Pola-pola lukisan Daniele hanyalah bagian dari efeknya, bagian-bagian yang berbeda dari tangan itu sendiri menjadi ftur tersendiri sebagai gambaran binatangnya.
Daniele melanjutkan: "Mereka mengidentifikasi mereka sendiri dalam karya ini karena dilukis di atas tangan, bagian paling kreatif dari tubuh manusia. Tanganlah yang menciptakannya tapi sayangnya tangan itu juga yang menghapusnya."
Anda dapat melihat sendiri sebenarnya Daniele adalah master juga di bidang fotografi.
Saat ini, Daniele sudah dikenal secara internasional. Karyanya terpilih untuk kampanye World Wildlife FUnd (WWF), pernah juga jaringan televisi Animal Planet menganugerahi dirinya sebagai Hero of The Year 2007. Untuk melihat lebih banyak lagi karya Guido Daniele, silahkan kunjungi websitenya.